30 Th. "..... Pulang ke Jogja

Memory 82

Aku kan MengenangMu

Sekedar cerita kenangan belaka tentang rekan-rekan geodesi82 gama pada masa masa kuliah saat itu. Ada sedikit cerita tentang kegemaran, pengalaman bekerja dan informasi lainnya pada saat itu maupun saat sekarang. Cerita dan informasi yang kami dapatkan dari membaca status dan melihat foto-foto serta informasi yang ada di dunia maya ( blog, tweeter, facebook). Sehingga Informasi tersebut bisa tidak benar atau kurang akurat pada situasi dan kondisi nyatanya. Semuanya itu hanyalah untuk menjalin silaturahim diantara kita-kita rekan Geodesi82, Fakultas Teknik ,Universitas Gadjah Mada yang telah lama berpisah dan jarang bertemu satu sama lainnya. Album Spirit Wolu Loro ini sebagai memory dan ajang silaturahmi Album Geodet82 Gama


Kelangenanku

Empat Tahun Bergelut di Dunia Ocehan

Beraneka ragam cara menghilangkan kejenuhan dalam kegiatan sehari-hari dalam bekerja, adalah mengisi waktu dengan rekreasi ke tempat-tempat wisata, membaca buku kegemaran, menonton film, berkebun di halaman rumah, dan sebagainya. Saat itu berawal dari permintaan putraku pada seekor burung, mulailah aku merasakan cinta dan menyukai pada burung ocehan, sehingga membuat aku merasakan adanya sebuah seni dalam memelihara dan membentuk seekor burung berkarakter berani tampil dalam lomba dengan membawakan lagu ocehan yang benar-benar bocor, bervariasi dan mempunyai tembakan/tekanan suara ocehannya. Sebagai kelangen saat itu tahun 2002 sampai 2006 (Empat tahun), saya tuangkan dalam sebuah Blog Ocehan sebaga kelangenanku


Lukisan

Makna Sebuah Lukisan

Sebuah lukisan punya makna yang beragam bergantung dari sisi mana dilihat. Secara umum lukisan dimaknai sebagai suatu keindahan yang punya pesan tertentu. Pesan yang digoreskan dan dituangkan di atas media adalah sebuah imaginasi / angan-angan yang hendak disampaikan oleh sang penggores bisa berujud Keindahan, Kritikan, Curahan Hati dan bahkan Abstrak bagi yang melihatnya. Dengan kata lain Sebuah lukisan merupakan suatu bahasa ungkap yang disampaikan secara visual dan sekaligus sebagai suatu kebanggaan. Itu semua kami tuangkan dalam Blog Gopries82 Galery


Global Warming

Efek Rumah Kaca
Ditulis oleh Muhammad Ashadi

 Jika bumi terus menerus menerima energi dari matahari , anda mungkin terheran-heran mengapa bumi tidak bertambah panas atau mengapa temperature rata-ratanya tidak naik. Untuk mempertahankan temperature rata-rata yang relative konstan dalam jangka waktu yang lama, bumi harus membebaskan energi yang pada rata-ratanya sama dengan jumlah energi yang diterimanya dari matahari. Hal ini dilaksanakan dengan pemancaran kembali energi ke angkasa luar dengan bantuan atmosphere. Dimana pengaruh-pengaruh atmosphere sangat penting untuk mempertahankan variasi temperature harian bumi yang besar. Di bulan, yang tidak memiliki atmosphere, temperature hariannya bervariasi antara 1000C pada siang hari atau sisi matahari, sampai -1730C pada sisi gelapnya.

Radiasi sinar matahari yang datang memanaskan atmosphere dan permukaan bumi, dan bumi yang panas itu memancarkan kembali energi dalam bentuk pancaran infra merah yang tidak tampak. Gas-gas dari atmosphere terutama uap air dan karbon dioksida (CO2) adalah penyerap-penyerap yang selektif (memilah-milah), yakni uap air dan karbondioksida tersebut membiarkan cahaya matahari yang tampak melewatinya tapi mereka menyerap atau memerangkap radiasi infra merah tertentu. Penyerapan atmosphere ini membantu untuk menahan energi panas bumi, sehingga bumi tidak mengalami temperature naik turun seperti di bulan.

Awan (uap air) juga membantu mempertahankankan panas bumi. Oleh karena itu, gas-gas atmosphere mempunyai efek termostatik untuk mempertahankan variasi temperature harian dan kita menyebut proses ini efek rumah kaca. Kaca mempunyai sifat-sifat yang bersamaan dengan gas atmosphere (uap air dan CO2). Sebagaimana digunakan pada greenhouse, kaca membolehkan sinar matahari tampak melewatinya dan kemudian menghalangi atau memerangkap radiasi infra merah. Sebenarnya dalam kasus ini, terjadinya panas itu utamanya terjadi karena penahanan dari pemantulan (pelepasan) panas yang dilepas oleh tanah yang ada di dalam ruangan yang dipenuhi kaca itu.temperatur rumah kaca pada musim panas dikendalikan dengan mengecat panel dari kaca itu menjadi putih yang mereflleksikan sinar matahari dan membuka panel untuk membiarkan udara panas itu lepas.

Interior dari rumah kaca yang tertutup ini sungguh panas, bahkan pada hari yang dingin. Anda barangkali telah mengalami efek rumah kaca di dalam mobil pada hari yang cerah dan didngin. Efek rumah kaca juga dapat terjadi karena menipisnya lapisan ozon yang diakibatkan oleh CFC (cloro floro carbon) yang ada pada lemari es dan AC, polusi udara yang tidak terkendali dan tidak terolahnya sampah anorganik yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme. Untuk mencegah efek rumah kaca dalam kasus ini, kita harus bamyak menanam pepohonan untuk menggantikan ozon yang telah bereaksi dengan CFC dan menjaga agar polusi udara dan pengolahan sampah dapat dikendalikan dengan sebaik mungkin.



0 komentar:

Posting Komentar

Ayo Nggowes

Alexa Rank

 
Powered by by: Blogger